Feeds:
Tulisan
Komentar

Ada satu hal yang selalu dihadapi oleh setiap insan di dunia ini, yaitu risiko. Risiko selalu ada karena ketidaktahuan kita atas kondisi yang akan terjadi di kemudian hari. Karena sifatnya yang demikian, maka akan membuat setiap pilihan menjadi dua sisi yang berjalan bersamaan dan beriringan, yaitu sisi risiko dan sisi keuntungan. Sebagai contoh, apabila kita memutuskan untuk menggunakan mobil, maka kita akan terhindar dari risiko kehujanan dan kepanasan. Tetapi kita akan bertemu dengan risiko kecelakaan dan kerusakan mobil. Contoh lain, apabila kita memutuskan untuk bekerja keras, maka kita kemungkinan akan diuntungkan dengan mendapatkan uang lebih banyak, tetapi kita dihadapkan pada risiko terkena penyakit karena kurang menjaga kondisi tubuh. Pertanyaannya, apakah risiko dapat dikurangi?

Konsep asuransi datang atas kebutuhan tersebut, di mana setiap manusia membutuhkan ketenangan dalam hidupnya. Dan umumnya, manusia merasakan ketenangan tersebut ketika menyadari bahwa mereka sedang berada pada jalur yang mengandung sedikit atau minim risiko. Dan bisnis asuransi ada untuk menjembatani hal tersebut, di mana seseorang dapat mengalihkan risiko yang dihadapinyake perusahaan asuransi. Untuk mendapatkan pertanggungan atas risiko yang dihadapinya tersebut, seseorang harus membayar sejumlah premi kepada perusahaan asuransi yang mana besarannya tergantung kepada besar kecilnya risiko yang dialihkan kepada penanggung (perusahaan asuransi).

Lanjut Baca »

Sebagai single parent, tentunya Anda mempunyai kekhawatiran keuangan tersendiri karena Anda tidak memiliki partner untuk berbagi masalah keuangan. Karena Anda merasa bertanggung jawab atas kebutuhan masa depan anak-anak Anda sebagaimana kebutuhan Anda sendiri, Anda mungkin sedikit merasa khawatir bagaimana membuat keputusan perencanaan keuangan yang matang. berikut sedikit tips untuk Anda untuk merencanakan keuangan dan menata masa depan anak-anak Anda.

  1. Yakinlah bahwa Anda memiliki Asuransi Jiwa yang cukup
  2. Asuransi jiwa sangat penting bagi orang-orang yang memiliki tanggungan anak-anak. Dengan memiliki asuransi jiwa yang cukup maka Anda akan mengetahui bahwa kebutuhan keuangan anak-anak Anda akan aman. Seberapa besar dan banyak asuransi jiwa yang Anda butuhkan tergantung pada jumlah dan usia anak, level pendapatan Anda, tingkat hutang, dan nilai aset Anda. Uang pertanggungan yang direkomendasikan berada pada kisaran angka 6 (enam) sampai dengan 10 (sepuluh) kali gaji tahunan Anda.

    Lanjut Baca »

Akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan produk asuransi berbasis syariah seperti bumiputera yang mengeluarkan bumiputera syariah, Prudential dengan pru-syariah dan sebagainya. Fenomena ini ditandai dengan munculnya, PT Asuransi Takaful Indonesia yang berdiri pada tahun 1994, sebuah perusahaan asuransi yang berbasis syariah. Fenomena ini mengundang sebuah pertanyaan. Apa keunggulan dari produk asuransi syariah?

Pertanyaan di atas adalah sebuah pertanyaan besar yang harus menjadi pertimbangan bagi kita semua. Hotbonar Sinaga, direktur utama Jamsostek, mengatakan bahwa keunggulan asuransi syariah bukan hanya berdasarkan sisi syariah seperti tidak adanya riba dalam investasi, unsure judi ataupun tidak dipenuhi dengan faktor ketidakpastian. Keunggulan nyata dari asuransi syariah, seperti juga produk keuangan syariah lainnya, tak lain adalah bagi hasil atau mudharabah. Karena itulah dalam asuransi syariah tidak dikenal adanya risk transfer tetapi lebih dikenal dengan nama risk sharing.

Lanjut Baca »

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan industri asuransi jiwa akan tumbuh sekitar 30% pada 2008. Kontribusi produk unit linked dan kanal distribusi bancassurance bakal cukup berperan. Ketua Umum AAJI Evelina F Pietruschka mengatakan, hal ini juga karena meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi. “Pada 2006 saja dengan sekitar 37 juta pemegang polis di Tanah Air menghasilkan total uang pertanggungan mencapai Rp 732 triliun, naik 133% dari tahun 2005,” kata dia.

Evelina menjelaskan, kepercayaan masyarakat terhadap asuransi juga bertambah karena adanya Badan Mediasi Asuransi Indonesia (BMAI). Di samping itu, sosialisasi ke perguruan tinggi dan sekolah, kata dia, menjadi salah satu indikator kesadaran publik membeli asuransi.

Lanjut Baca »

Tantangan terbesar yang dihadapi oleh industri asuransi syariah bersumber pada dua hal utama yaitu permodalan dan sumber daya manusia. Tantangan-tantangan lain seperti masalah teknologi informasi, image dan lain sebagainya merupakan akibat dari dua masalah utama tersebut.

Berdasarkan konsep Risk Based Capital (RBC) perusahaan asuransi di Indonesia sebenarnya dapat beroperasi dengan modal yang sangat rendah (di atas Rp. 3 milyar) asal sehat dan memenuhi Risk Based Capital di atas 120%. Asuransi syariah dalam bentuk cabang atau divisi dari perusahaan asuransi konvensional dapat beroperasi dengan penyisihan modal minimal Rp. 2 milyar.

Lanjut Baca »

Asuransi syariah sudah mulai dikenal semenjak berdirinya Syarikat Takaful Indonesia pada tahun 1994. Pada tahun 2015 diperkirakan bahwa potensi penerimaan premi syariah di Indonesia akan mencapai US$ 1,20 miliar. Pencapaian posisi ini menempatkan pada posisi terbesar kedua setelah Malaysia yang diperkirakan oleh penelitian Institute of Islamic Banking and Insurance di London sebesar US$ 1,22 miliar. Tetapi jika dibandingkan dengan asuransi konvensional jumlah premi ini sangatlah kecil.

Beberapa hal yang menjadi penyebab relatif rendahnya penetrasi pasar asuransi syariah dalam sepuluh tahun terakhir adalah rendahnya dana yang memback up perusahaan asuransi syariah, promosi dan edukasi pasar yang relatif belum dilakukan secara efektif (terkait dengan lemahnya dana), belum timbulnya industri penunjang asuransi syariah seperti broker-broker asuransi syariah, agen, adjuster, dan lain sebagainya, produk dan layanan belum diunggulkan diatas produk konvensional, posisi pasar yang masih ragu antara penerapan konsep syariah yang menyeluruh dengan kenyataan bisnis di lapangan yang terkadang sangat jauh dari prinsip syariah, dukungan kapasitas reasuransi yang masih terbatas (terkait jua dengan dana) dan belum adanya inovasi produk dan layanan yang benar-benar digali dari konsep dasar syariah.

Lanjut Baca »

Keungulan Asuransi Syariah

Akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan produk asuransi berbasis syariah seperti bumiputera yang mengeluarkan bumiputera syariah, prudential dengan Prulink Syariah Assurance Account dan sebagainya. Fenomena ini ditandai dengan munculnya, PT. Asuransi Takaful Indonesia yang berdiri pada tahun 1994, sebuah perusahaan asuransi yang berbasis syariah. Fenomena ini mengundang sebuah pertanyaan. Apa keunggulan dari produk asuransi syariah?

Pertanyaan diatas adalah sebuah pertanyaan besar yang harus menjadi pertimbangan bagi kita semua. Hotbonar Sinaga, direktur utama Jamsostek, mengatakan bahwa keunggulan asuransi syariah bukan hanya berdasarkan sisi syariah seperti tidak adanya riba dalam investasi, unsur judi ataupun tidak dipenuhi dengan faktor ketidakpastian. Keunggulan nyata dari asuransi syariah, seperti juga produk keuangan syariah lainnya, tak lain adalah bagi hasil atau mudharabah. Karena itulah dalam asuransi syariah tidak dikenal adanya risk transfer tetapi lebih dikenal dengan nama risk sharing.

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.